skip to Main Content
08_SD IT
04_SMP
03_MTs_Plus
07_MA_Plus
06_SMA
04_STM
05_SMEA
09_SMK_Agri
LOGO IAIS Baru Pisan tanpa SK rev 310818

INFORMASI TERKINI

TELAH DIBUKA
PENDAFTARAN SANTRI / SISWA BARU
YAYASAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN ISLAM DARUSSYIFA AL-FITHROH PERGURUAN ISLAM YASPIDA SUKABUMI TAHUN AJARAN 2022/2023
Syarat dan ketentuan serta Info Lebih lanjut silahkan Klik dibawah ini
INFO PENDAFTARAN

21 TAHUN BERDIRI

4700 SISWA SANTRI PUTRA dan PUTRI

RIBUAN ALUMNI DARI PENJURU NUSANTARA

“MEMPERSIAPKAN PEMIMPIN MASA DEPAN YANG BERKARAKTER ISLAMI”

kampus prestasi 02
tagline

Sejarah lahirnya Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fithroh

Pondok pesantren Terbaik Sukabumi sebagai lembaga pendidikan terpadu tetap istiqomah dan konsisten melakukan perannya sebagai pusat pendalaman ilmu-ilmu agama (tafaqquh fi al-din) dan lembaga dakwah Islamiyah serta ikut serta mencerdaskan bangsa telah diakui oleh masyarakat, dibuktikan dengan keberhasilannya, baik di masa kemerdekaan, setelah kemerdekaan, maupun di zaman sekarang. Ini merupakan bukti nyata bahwa pondok pesantren telah banyak memberikan kontribusi dalam membangun bangsa Indonesia, begitu pula dengan YASPIDA islamic boarding school.

Pondok Pesantren Modern Darussyifa Al-Fithroh Yaspida adalah sekolah islam modern salafiyah terbaik di Sukabumi kampus prestasi dan berkarkater islami yang mengarahkan para peserta santri untuk menjadi pribadi yang mandiri, unggul dalam akhlak dan berprestasi, serta juga mampu menjadi pemimpin dan intelektual muslim yang Qurani.

Pesantren memiliki akar tradisi yang kuat di lingkungan masyarakat Indonesia sebab pesantren merupakan salah satu simbol budaya pendidikan asli Indonesia (Nusantara). Secara historis sistem pendidikan pesantren memang berakar tradisi pendidikan keagamaan semasa agama Hindu dan Budha berkembang di Indonesia. Sejak awal abad ke-13, Islamisasi yang berlangsung di Nusantara telah mentransformasikan budaya pendidikan tersebut menjadi bentuk pondok pesantren. Dalam hal ini, Islamisasi Nusantara memberikan muatan pemaknaan baru dari versi Islam terhadap sistem pendidikan lainnya.

Apa yang dilakukan YASPIDA?

Seiring dengan pengembangan zaman yang semakin pesat dan kompetitif yang penuh dengan tantangan, baik tantngan pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi maupun ekonomi, yang kesemuanya itu akan berimlikasi terhadap dinamika kehidupan manusia. Bentuk implikasi yang telah kita rasakan secara nyata yaitu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjukan eksis baik positif maupun negatif bagi kehidupan manusia di seluruh dunia. Proses interaksi, komunikasi dan transfortasi antara umat di berbagai belahan dunia dapat  dilakukan dengan efektif dan efisien, cepat dan tepat. Sehingga seolah-olah tidak terbatas lagi oleh ruang dan waktu. Akibatnya persaingan global di berbagai sektor kehidupan tak bisa dielakan lagi. Asimilasi sosial dan budaya pun terjadi baik disadari maupun tidak disadari.

Dalam sekup regional, Indonesia telah menjadi satu negara industri (New Industrial Countries) di Asia, maka kebutuhan akan tenaga kerja tingkat menengah yang terampil dan produktif tentu akan meningkat. Dan demi menjaga efisiensi, efektifitas, serta citra tenaga kerja Indonesia, maka pembinaan kesadaran keragaman yang menekankan kegiatan kerja sebagai ibadah, disiplin, jujur dan pembinaan watak kemanusiaan yang berbudi luhur, akan sangat bermanfaat bagi upaya-upaya pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah dan seluruh bangsa Indonesia.

Untuk mempersiapkan dan mencetak SDM yang memiliki kemampuan itu jelas dibutuhkan adanya lembaga pendidikan yang memadukan pendidikan ilmu pengetahuan (IPTEK) dan pendidikan karakter, pendidikan yang mengembangkan, mencerdaskan dan keterampilan pendidikan akhlak (IMTAK). Pendidikan yang menjadikan agama sabagai basis bagi pembangunan nilai-nilai kecerdasan, keterampilan, semangat penelitian dan pengembangan akan pekerjaan dan pengabdian. Semua itu dapat diakomodir dengan penyelenggaraan lembaga pendidikan yang memiliki pola keterpaduan antara kepesantrenan dan sekolah.

Upaya modernisasi pada sistem kepesantrenan dan lembaga pendidikan Islam melalui konsep keterpaduan bukan semata-mata hanya tugas pemerintah, tapi tugas semua komponen bangsa. Untuk itu saya Dr. KH. E.S Mubarok, M.Sc, MM dan Dra. Hj. Lani Melani, M.MPd sebagai pendiri bersama tokoh masyarakat, pemerintah setempat dan teman-teman yang memiliki pandangan tentang kelembagaan berbasis pendidikan dan kepesantrenan mencoba mengakomodir segala daya dan upaya untuk mendirikan sebuah lembaga yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat luas. Dengan segala kekurangan dan keterbatasan melalui perjalanan yang panjang, maka terhimpunlah kekuatan untuk mendirikan lembaga pendidikan yang bernama YAYASAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN ISLAM DARUSSYIFA AL-FITRAT SUKABUMI (YASPIDA), yang salah satu di dalamnya adalah PONDOK PESANTREN BERBASIS TERPADU,  yang diberi nama “PONDOK PESANTREN TERPADU DARUSSIFA AL-FITHROH”.

YASPIDA UPDATE

Our Partners Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi

partners
Back To Top