skip to Main Content

 

Nama Yayasan                            : Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Darussyifa Al-Fitrat (YASPIDA)

Ketua Umum Yayasan              : Dr. Hj. Lani Melani, M.MPd.

No Akte Notaris                         : No. 1 Tanggal 25 Feb 2005 diperbaharui  dg No. 04 Tanggal 06 April 2015 No. AHU.01.06-506

Nama Pondok Pesantren         : Darussyifa Al-Fithroh Perguruan Yaspida Sukabumi

Tipe Pondok Pesantren            : Salafiyah Terpadu

No. Statistik Pesantren            : 51003202.0454

Pimpinan Pondok Pesantren : Dr. KH. E. Supriatna Mubarok, MSc., M.M.

Alamat Yayasan                        : Jl. Parungseah, No. 43 KM. 4 Desa Cipetir Kec. Kadudampit – Desa Sukaresmi Kec. Cisaat Kab. Sukabumi – Jawa Barat

Status dan Tahun Pendirian  : Swasta, 04 – 06 – 1999

Telepon, Website dan email   : 0266-6249758 – www.yaspidasukabumi.or.id – yaspida_sukabumi@yahoo.com

Sejarah lahirnya Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fithroh

Pendahuluan

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita memuji-Nya seraya memohon pertolongan, ampunan petunjuk dan perlindungan kepada-Nya dari kejahatan hawa nafsu dan keburukan amal perbuatan kita. Sesungguhnya, barangsiapa yang mendapatkan petunjuk dari-Nya, maka dia tidak akan sehat sedangkan orang yang disesatkan oleh-Nya, maka tidak akan bisa menerima petunjuk dari-Nya. Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tidak mempunyai sekutu dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam adalah hamba dan utusan-Nya.

Allah berfirman :

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. (Ali ‘Imran : 103). 

Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu dan jiwa itu Allah menciptakan pasangannya, lalu dari keduanya Allah menakdirkan mereka keturunan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertaqwalah kepada Allah; dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu (Al-Nisa; 1)

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalan dan mengampuni dosa-dosamu. Barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya dia telah mendapat kemenangan yang benar (Al-Ahzab; 70-71).

Perkataan yang benar adalah firman Allah SWT, sebaik-baik  petunjuk adalah petunjuk nabi Muhammad SAW dan seburuk-buruk perkara adalah perkara yang baru – yang diada-adakan. Setiap perkara yang baru adalah bid’ah; setiap bid’ah adalah kesesatan; setiap kesesatan akan berujung pada neraka.

Penanaman Islam merupakan sebuah nama agama langsung dijelaskan oleh sumber pokok ajarannya Al-Qur’an Al-Karim. Salah satu ayat yang menyatakan nama agama ini “Islam”, berbunyi “Sesunguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam”. Para pemeluk agama tersebut dinamakan muslim, artinya orang yang membuat perdamaian dengan Tuhan dan dengan sesama manusia”, karena kata Islam itu sendiri secara essensial adalah “masuk dalam perdamaian”. Inilah makna Islam dilihat dari sudut bahasa, sekaligus mencerminkan maknanya pada hakekat agama itu.

Berdasarkan ajaran agama Islam, tujuan hidup manusia bukan hanya mencari keselamatan material (dunia) saja, tetapi juga keselamatan hidup spiritual (akhirat). Sebagaimana pengertian lain mengenai kata “Islam” yang bermakna penyerahan diri atau ketaatan sepenuhnya kepada Allah untuk mencapai kepribadian yang bersih, maka seorang selalu menjalin hubungan dengan-Nya dalam kepatuhan, disamping hubungannya secara harmonis dengan manusia. Dasar ajaran ini sangatlah jelas akan menyangkut berbagai aspek kehidupan itu, manakala ia dijadikan landasan yang tecermin di dalam gerak peradaban manusia dan pemeluk agama itu pada khususnya.

Oleh karena itu apabila makna Islam difahami dalam kaitannya dengan peradaban manusia, maka ia sebagai agama monoteisme dapat menjadi dasar moral dalam pertumbuhan serta perkembangan kebudayaan suatu bangsa. Bahkan atas dorongan serta kekuatan agama ini akan tercipta suatu peradaban manusia dalam segala aspeknya. Dalam hal ini peradaban Islam sesungguhnya adalah suatu peradaban yang mempunyai kerangka pedoman berdasarkan Wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Sosok manusia populer sepanjang masa telah lahir dipadang pasir tandus menjelang akhir abad ke enam Masehi. Namanya paling banyak disebut dan tak tertandingi oleh tokoh manapun di muka bumi. Keluhuran budi pekertinya menjadi suri tauladan bagi siapapun yang mendambakan kedamaian dan kebahagiaan. Ajaran yang dibawakan menjadi obor penerang bagi setiap pecinta kebenaran. Beliau adalah Nabi terakhir yang diutus Tuhan kepada umat manusia dan menjadi penyempurna dari ajaran-ajaran yang dibawa oleh nabi-nabi Allah terdahulu. Beliau lahir di tengah-tengah masyarakat Arab jahiliyyah yang menjadi nafsu sebagai panglima, mempertuhan materi dan kekayaan serta mambanggakan nasab dan keturunan. Ditengah-tengah masyarakat yang meraba-raba dalam kegelapan moral yang pekat, beliau nyalakan pelita kebenaran. Beliau damaikan suku-suku yang bermusuhan dan dipersatukannya pula kabilah-kabilah yang terperangkap dalam kotak-kotak ashabiyah yang berserakan dan menyesatkan ke dalam sebuah keluarga besar  “islam”. Dua puluh tahun lebih beliau bekerja keras dan akhirnya berhasil.

Sebagai umat Muhammad SAW tentunya sangat berkewajiban untuk mengikuti jejak langkah yang dilakukan beliau demi menjadikan umat manusia yang memiliki Akhlakul karimah, berwawasan luas yang dilandasi dengan dasar-dasar ajaran Islam yang universal, sehingga terintegrasinya moral dan pikir sebagai insan kamil yang meliputi ; Berfikir rasional dan argumentatif, berwawasan universal dan profesional, cepat dan tepat dalam keputusan dan tindakan, tanggap terhadap perkembangan zaman, reformasi dan independen dalam berbagai sektor, siap pakai dan mampu menyesuaikan diri dengan  kebutuhan masyarakat, serta memegang prinsip kebersamaan visi dan misi yang terkristal dalam ukhuwah Islamiyah pengembangan dan pengabdian.

Salah satu upaya terwujudnya kerangka pemikiran tersebut di atas, yaitu dengan adanya lembaga pendidikan sosial yang berbasis pendidikan dan kepesantrenan. Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang sangat penting dan menarik, khususnya bagi praktisi pendidikan dan pimpinan umat. Dengan membicarakan pondok pesantren, kita dapat mengetahui peran, fungsi dan kontribusi pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dan dakwah Islam  dalam mewujudkan masyarakat madani di Indonesia.

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tetap istiqomah dan konsisten melakukan perannya sebagai pusat pendalaman ilmu-ilmu agama (tafaqquh fi al-din) dan lembaga dakwah Islamiyah serta ikut serta mencerdaskan bangsa telah diakui oleh masyarakat, dibuktikan dengan keberhasilannya, baik di masa kemerdekaan, setelah kemerdekaan, maupun di zaman sekarang. Ini merupakan bukti nyata bahwa pondok pesantren telah banyak memberikan kontribusi dalam membangun bangsa Indonesia.

Pesantren memiliki akar tradisi yang kuat di lingkungan masyarakat Indonesia sebab pesantren merupakan salah satu simbol budaya pendidikan asli Indonesia (Nusantara). Secara historis sistem pendidikan pesantren memang berakar tradisi pendidikan keagamaan semasa agama Hindu dan Budha berkembang di Indonesia. Sejak awal abad ke-13, Islamisasi yang berlangsung di Nusantara telah mentransformasikan budaya pendidikan tersebut menjadi bentuk pondok pesantren. Dalam hal ini, Islamisasi Nusantara memberikan muatan pemaknaan baru dari versi Islam terhadap sistem pendidikan lainnya.

Seiring dengan pengembangan zaman yang semakin pesat dan kompetitif yang penuh dengan tantangan, baik tantngan pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi maupun ekonomi, yang kesemuanya itu akan berimlikasi terhadap dinamika kehidupan manusia. Bentuk implikasi yang telah kita rasakan secara nyata yaitu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjukan eksis baik positif maupun negatif bagi kehidupan manusia di seluruh dunia. Proses interaksi, komunikasi dan transfortasi antara umat di berbagai belahan dunia dapat  dilakukan dengan efektif dan efisien, cepat dan tepat. Sehingga seolah-olah tidak terbatas lagi oleh ruang dan waktu. Akibatnya persaingan global di berbagai sektor kehidupan tak bisa dielakan lagi. Asimilasi sosial dan budaya pun terjadi baik disadari maupun tidak disadari.

Dalam sekup regional, Indonesia telah menjadi satu negara industri (New Industrial Countries) di Asia, maka kebutuhan akan tenaga kerja tingkat menengah yang terampil dan produktif tentu akan meningkat. Dan demi menjaga efisiensi, efektifitas, serta citra tenaga kerja Indonesia, maka pembinaan kesadaran keragaman yang menekankan kegiatan kerja sebagai ibadah, disiplin, jujur dan pembinaan watak kemanusiaan yang berbudi luhur, akan sangat bermanfaat bagi upaya-upaya pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan pemerintah dan seluruh bangsa Indonesia.

Untuk mempersiapkan dan mencetak SDM yang memiliki kemampuan itu jelas dibutuhkan adanya lembaga pendidikan yang memadukan pendidikan ilmu pengetahuan (IPTEK) dan pendidikan karakter, pendidikan yang mengembangkan, mencerdaskan dan keterampilan pendidikan akhlak (IMTAK). Pendidikan yang menjadikan agama sabagai basis bagi pembangunan nilai-nilai kecerdasan, keterampilan, semangat penelitian dan pengembangan akan pekerjaan dan pengabdian. Semua itu dapat diakomodir dengan penyelenggaraan lembaga pendidikan yang memiliki pola keterpaduan antara kepesantrenan dan sekolah.

Upaya modernisasi pada sistem kepesantrenan dan lembaga pendidikan Islam melalui konsep keterpaduan bukan semata-mata hanya tugas pemerintah, tapi tugas semua komponen bangsa. Untuk itu saya Dr. KH. E.S Mubarok, M.Sc, MM dan Dra. Hj. Lani Melani, M.MPd sebagai pendiri bersama tokoh masyarakat, pemerintah setempat dan teman-teman yang memiliki pandangan tentang kelembagaan berbasis pendidikan dan kepesantrenan mencoba mengakomodir segala daya dan upaya untuk mendirikan sebuah lembaga yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat luas. Dengan segala kekurangan dan keterbatasan melalui perjalanan yang panjang, maka terhimpunlah kekuatan untuk mendirikan lembaga pendidikan yang bernama YAYASAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN ISLAM DARUSSYIFA AL-FITRAT SUKABUMI (YASPIDA), yang salah satu di dalamnya adalah PONDOK PESANTREN BERBASIS TERPADU,  yang diberi nama “PONDOK PESANTREN TERPADU DARUSSIFA AL-FITHROH”. Kami membulatkan tekad untuk turut serta membantu proses pembangunan yang sedang berlangsung dengan jalan meningkatkan kifrah juang melalui penyelenggaraan Pola Pendidikan Terpadu Bernuansa Islami melalui lembaga sosial berbasis Pendidikan dan Kepesantrenan, yang Insya Allah tersebut mampu menampilkan perpaduan program pendidikan umum, agama dan terapan (bidang keahlian) dengan pola terpadu yang meliputi ; keahlian dalam ahli teknologi terapan, keterpaduan dalam kegiatan sekolah dan pesantren (dzikir, fikir dan ikhtiar). YASPIDA yang merupakan pola pendidikan terpadu bernuansa Islami dimana keterpaduannya merupakan ciri khas yang dikembangkan oleh YASPIDA itu sendiri. YASPIDA didirikan pada hari Jumat tanggal 04 Juni 1999 di kampong Renged RT 19/04 Desa Cipetir Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Dalam perjalanannya, seiring dengan peraturan pemerintah tentang keyayasanan, maka YASPIDA melakukan perombakan kelembagaan dengan paradigma baru kepengurusan meliputi; Dewan Penbina, dewan pengawas dan dewan pengurus, melalui Akta Notaris NY. ELLY HERYATI, SH. No. 01.- Tanggal 25 Pebruari tahun 2005 dengan nama YAYASAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN ISLAM DARUSSYIFA AL-FITRAT SUKABUMI. Untuk memudahkan penyebutan dan sosialisasi kelembagaan kepada masyarakat luas, maka kami beri nama PERGURUAN YASPIDA SUKABUMI.

Latar Belakang

            Pendirian Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Darussyifa Al-Fitrat didasari oleh suatu keinginan memadukan sistiem pendidikan pesantren yang berorientasi pada pengembangan potensi-potensi ruhaniah manusia dengan pendidikan umum yang berorientasi pada pengembangan kecerdasan pikiran dan keterampilan.

            Perpaduan antara keduanya diharapkan akan membuka cakrawala baru dalam dunia pendidikan Indonesia yaitu dimana fikir dan amal (kecerdasan dan keterampilan) menyatu dangan dzikir (kognitif, konatif/psikomotor) yang berpadu dan berimbang sehingga akan menghasilkan lulusan yang memiliki keseimbangan diri dalam aspek jasmani dan rohani, pengetahuan, keterampilan dan akhlak. Yang kemudian ditunjang oleh kemampuan mengelola secara teknis suatu kegiatan usaha.

Ruang Lingkup

            Adapun ruang lingkup yayasan ini mencakup :

Kegiatan pengajian Pondok Pesantren putera/puteri.

  1. Kegiatan pengajuan rutin.
  2. Majlis dzikir, shalawat dan aurod.
  3. Pusat kegiatan pengabdian (Qiyamullail bersama) kepada Allah, media integrasi, (integrateed media) umat, serta pusat informasi bagi masyarakat.
  4. Sekolah taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Pertama, Sekolah Menengah Kejuruan, pusat-pusat latihan kejuruan dan lembaga-lembaga kursus..
  5. Pengajian Agama Islam sacara umum (Majlis taklim ibu-ibu).
  6. Pembinaan Remaja Islam melalui Forum Komunikasi Remaja Masjid (FKRM).
  7. Pendidikan Panti Asuhan Yatim Piatu.
  8. Kegiatan Koperasi Pondok Pesantren (KOPONTREN).
  9. Kegiatan Informasi Pondok Pesantren.
  10. Menyelenggarakan Pusat Kesehatan Masyarakat (POLIKLINIK).
  11. Menyelenggarakan kursus-kursus.
  12. Melakukan usaha-usaha pendidikan lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung yang dapat menunjang maksud dan tujuan dari Yayasan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku.

Sasaran Yang Ingin Dicapai

  1. Untuk mempersiapkan kader bangsa yang produktif dan siap pakai (kader bangsa dan ulama).
  2. Memberikan kesempatan bagi masyarakat yang kurang mampu untuk menyekolahkan anaknya.
  3. Untuk membantu operasional program pemerintah dalam mengentaskan kebodohan dan menciptakan manusia yang berilmu.
  4. Untuk membentuk manusia trampil dan berkesinambungan antara IPTEK dan IMTAK.
  5. Untuk memenuhi harapan segenap lapisan masyarakat yang berdomosili di Jawa Barat.
  6. Untuk mencetak generasi yang Islami dan Khalifatullah Filardhi.

VISI

Sebagai pusat penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan berbasis keterpaduan antara pondok pesantren salafiyah dan sekolah secara professional, sistematis, realistis dan terukur dalam pengelolaan SDM berdasarkan ilmu, iman, amal dan ikhlas yang mampu melahirkan kader – kader Ulamaul ‘Amilin, melalui konsep MANIS, SMART, PAMIT.

MISI

  1. Menyelenggarakan jenjang pendidikan mulai tingkat dasar, menengah atas dan tinggi yang berkualitas dalam pencapaian prestasi akademik dan nonakademik secara menyeluruh.
  2. Mengembangkan potensi peserta didik melalui penelusuran minat dan bakat yang Islami atas dasar mempertahankan Aqidah Islamiyah dan Ukhuwah Islamiyah dengan ciri khas peserta   didik yang responsif, kreatif, inovatif, agresif dan teruji secara akademis, religi dan society.
  3. Mempersiapkan peserta didik yang mempunyai nilai-nilai Akhlaqul Karimah yang berlandaskan Li’ilaai Kalimatillah Bibtighoi Mardhotillah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Istiqomah fi al-Ibadah, Istiqomah fi al-Ta’lim, Istiqomah fi al-Mu’amalah, Istiqomah fi al-Hayyah, wa Istiqomah fi al-A’maliyah.
  4. Mempersiapkan generasi Islam yang ( kompeten, scince, skill, social, behavior, sincere faith) untuk berkiprah secara nasional dan dunia internasional.
  5. Menyebarkan hasil karya kajian ilmu pengetahuan dan keahlian tepat  guna untuk kepentingan umat secara komperehensif dengan landasan Anfa’ahum Linnas.

TUJUAN

  1. Berupaya mencetak peserta didik yang memiliki konsep moralitas, mentalitas, dan akuntabilitas serat mempunyai wawasan luas yang menjunjung tinggi nilai-nilIai Aqidah dengan dasar penerapan IQ, EQ, dan SQ.
  2. Melahirkan lulusan yang siap pakai ditengah – tengah kehidupan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Aqidah Islamiyah dan Ukhuwah Islamiyah yang mengacu pada pola Deman Driven.
  3. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan secara profesionalisme dalam bidang pembinaan, keagamaan, usaha, karya nyata, manajemen dan teknologi serta pembinaan umat atas dasar kemanfaatan dan kemaslahatan.
  4. Menghasilkan kajian dan inovasi dari ilmu pengetahuan yang berbasis keterpaduan antara pondok pesantren salafiyah dan sekolah sehingga dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berilmu, beriman dan beramal sholeh, bahagia dunia akhirat.
  5. Menghasilkan kontribusi yang positif kepadsa aspek kehidupan menyrluruh melalui penyebaran ilmu terapan dalam kegiatan produktif dan peningkatan tarap hidup  masyarakat luas yang sesuai induk prestasi masyarakat (pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan/ ekonomi).
  6. Mempersiapkan kader bangsa yang produktif, siap pakai, tidak menjadikan beban bagi kehidupan masyarakat lain (kemandirian dalam bersikap, bertindak, berfikir dan berkarya nyata).
  7. Berorientasi pada pembentukan manusia yang terampil dan berkesinambungan antara ilmu pengetahuan teknologi social budaya (IPTEKS budaya) dan Iman Taqwa (IMTAK).
  8. Untuk membantu program pemerintah dalam bidang pendidikan, melalui penyelenggaraan pendidikan pondok pesantren, pendidikan dasar, menengah, atas dan perguruan tinggi yang secara konperehensip berbasis keterpaduan antara sekolah dan pondok pesantren yang terjangkau dan bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarkat secara luas.

STRATEGI

Strategi untuk merealisasikan Visi, Misi dan Tujuan yang telah ditetapkan lembaga, maka Perguruan Islam YASPIDA SUKABUMI melakukan langkah-langkah kongkrit dengan menyelenggarakan jenjang pendidikan:

  1. Pondok Pesantren Terpadu Putra – Putri dan Ma’had A’li
  2. Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu Yaspida
  3. SMP Islam Terpadu Yaspida Berstandar Nasional
  4. Madrasah Tsanawiyah Yaspida
  5. SMA Plus Yaspida
  6. Madrasah Aliyah (MA) Yaspida
  7. SMK Terpadu 1 Yaspida
  • Teknik Kendaraan Ringan
  • Teknik Komputer Jaringan
  • Teknik Instalasi Tenaga Listrik
  • Teknik Mesin pabrikasi
  • Teknik Gambar Bangunan
  • Teknik Penyiaran Radio dan Televisi
  • Animasi

8.     SMK Terpadu 2 Yapida

  • Administrasi Perkantoran
  • Perbankan Syariah
  • Multimedia
  • Farmasi

9.      SMK AGRIBISNIS TERPADU

  • Agroindustri Pertanian
  • Agribisnis Produksi Tanaman
  • Agribisnis Produksi Ternak
  • Agribisnis Produksi Pengairan (Perikanan)

10.  Majlis Ta’lim

11.  Majlis Dzikir

12.  Markaz Sholawat

13.  Organisasi Kesantrian dan Kesiswaan, PASPAMDA, PASGARRDA, POLSANDA, Dewan Santri dan Dewan Ma’had.

Target Lulusan

  1. Berupaya Mencetak anak didik yang memiliki konsep moralitas, mentaltas dan akuntabilitas serta mempunyai wawasan luas yang menjunjung tinggi nilai-nilai aqidah islamiyah dengan dasar penerapan IQ, EQ dan SQ.
  2. Menghasilkan Lulusan yang siap pakai di tengah-tengah kehidupan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai aqidah islamiyah dan ukhuwah islamiyah yang mengacu pada pola Demand Driven.
  3. Menghasilkan Lulusan yang memiliki kemampuan profesionalisme dalam bidang pembinaan keagamaan, manajemen dan teknologi.
  4. Menghasilkan kajian dan Inovasi dari ilmu pengetahuan yang berbasis keterpaduan sehingga dapat dimanpaatkan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berilmu, beriman dan beramal shaleh.
  5. Menghasilkan Kontribusi yang positif kepada aspek kehidupan menyeluruh melalui penyebaran ilmu terapan dalam kegiatan produktif dan peningkatan tarap kehidupan masyarakat luas.
  6. Mempersiapkan kader bangsa yang produktif dan siap pakai (kader bangsa dan Ulama).
  7. Berorientasi terrhadap pembentukan manusia yang trampil dan berkesinambungan antara IPTEKSOSBUD dan IMTAK.
  8. Untuk membantu Operasionalisasi program pemerintah dalam mengentaskan kebodohan dan mencetak manusia yang berilmu.
  9. Lulus UN 100%, mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, memiliki hafalan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid, memiliki motivasi belajar yang tinggi.

Kurikulum, Metode Pengajaran, dan Tenaga Pendidik

Kurikulum

Kurukulum yang digunakan SD IT, SMP IT, SMK Terpadu (Teknologi & RPL, Bisnis & Manajemen, Teknologi Informatika, Kesehatan dan Teknologi Pertanian) dan SMA Plus, MTs Plus, MA Plus Yaspida adalah kurikulum Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Kurikulum Kementerian Agama yang dipadukan dengan kurikulum Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh Perguruan Yaspida Sukabumi yang berbasis pada Kurikulum Keterpaduan, Kemasyarakat dan Kompetensi,Tahfidz Al-Qur’an, target hafalan 30 Juz, Mufradat/Vocabulary, Muhadatsah/Conversation, Muhadlarah. Speech Monitoring, program pendampingan anak secara khusus oleh guru dalam pembinaan Akhlak, Ibadah, dan Muamalah.

Metode Pengajaran

Penerapan sistem belajar Active Learning and Creative Learning yang menitikberatkan pada keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar. Penyampaian materi oleh para guru dilakukan secara sederhana, aktif, menarik, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Sebagai motivasi untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dilakukan berbagai upaya. Antara lain: perbaikan dan pengayaan, pembinaan akhlak secara khusus, konseling terpadu yang melibatkan orang tua dan siswa serta masyarakat lingkungan.

Tenaga Pendidik

Tenaga pendidik berasal dari lulusan S1, S2, dan S3 berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Para Pendidik mempunyai tugas dan kewajiban sebagai Mudarris, Murobbi dan Mudabbir yang membimbing sanrti dengan menggunakan metode menarik, bervariasi sehingga dapat meningkatkan minat, konsentrasi dan kemampuan santri dalam menyerap materi pembelajaran.

Fasilitas Pendidikan

  1. Gedung sekolah yang refresentatif
  2. Asrama putera/puteri
  3. Lapangan olahraga (bola voli, bulu tangkis, tenis meja, sepak bola, basket, dll)
  4. Bengkel otomotif
  5. Lab. komputer
  6. Lab administrasi perkantoran, lab bahasa
  7. Perpustakaan
  8. Majlis Ta’lim
  9. Majlis Dzikir, Sholawat dan Aurod
  10. Koperasi pondok pesantren
  11. Lembaga pendidikan keterampilan
  12. Sarana Lahan pertanian
  13. Peternakan sapi dan unggas
  14. Perikanan
  15. Masjid dan Majlis
  16. Internet

H. FASILITAS PESANTREN 

1.     Masjid

2.     Majlis Utama

3.     Ruang Pengajian yang terpisah Putra / Putri

4.     82 Kamar Asrama Puteri

5.     34 Kamar Asrama Putera

6.     41 Kamar Mandi+WC Putera

7.     28 Kamar Mandi+WC Puteri

8.   Kantin Putera dan Puteri

9.  2 Kolam Renang  Umum Digunakan untuk berenang Santri Putri

10. Pusat Pembelajaran Santri

11. Sarana Konsultasi Santri

12. Tempat Peristirahatan Orang Tua

13. Unit Usaha

–          Sapi Perah

–          Budidaya Perikanan

–          Budidaya Pertanian

14. Klinik Kesehatan Santri

15. Program Tahunan

–          Ziarah Wali Songo

–          Pelaksanaan Qurban

–          PHBI

16. Pusat Informasi Pesantren

G. FASILITAS SEKOLAH

1.     Ruang Kelas Milik Sendiri (Ruang KBM)

2.     Ruang Praktek Listrik

3.     Ruang Praktek Kendaraan Ringan/ Otomotif

4.     Ruang Perpustakaan

5.     Ruang Lab. Teknik Informatika

6.     Lab. Komputer

7.     Lab. IPA

8.     Lab. Mesin

9.     Sarana Perkantoran tiap Komponen

10. Kantin Sekolah

11.  Ruang OSIS dan BP

12.  Ruang Sekretariat PASGARRDA

13.  Ruang Sekretariat PASPAMDA

14.  Musik Room

15.  Lab. Sekretaris

16.  Lapang Basket

17.  Lapang Futsal

18.  Lapang Bola Voli

19.  Lapang Bulu Tangkis

20.  Tenis Meja

Ekstra Kurikuler

1. Marawis

2. Qasidah

3. Drum Band

4. Band

5. Wirausaha (beternak sapi kerbau dan domba), perikanan dan pertanian

6. PASKIBRA

7. PRAMUKA

8. PASPAMDA

9. PASGARRDA

10. PMR

11. Qiroat

12. Kaligrafi

13. Dakwatul Islamiah

14.  Internet

15.  Foto Copy

16.  Puskom

17.  Rental Komputer

18.  Kursus Komputer

19.  Pecinta Alam

Prestasi yang pernah diraih

  1. Kerjasama dengan UIN Bandung
  2. Kerjasama dengan UIKA Bogor
  3. Kerjasama dengan UNIDA Bogor
  4. Kerjasama dengan Universitas Padjadjaran Bandung
  5. Kerjasama dengan UPI Bandung
  6. Kerjasama dengan PT. GURITA LINTAS SAMUDERA untuk penyaluran tenaga kerja
  7. Banyaknya lulusan yang dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi, baik Negeri maupun Swasta
  8. Sebagai sekolah yang mendapatkan predikat terbaik di tingkat Provinsi dalam penataan lingkungan
  9. Banyaknya lulusan yang bisa mengabdi di lingkungan masyarakat
  10. Lulusan yang berprestasi bisa diangkat langsung sebagai karyawan di lingkungan YASPIDA, serta difasilitasi untuk masuk Perguruan Tinggi
  11. Bagi Santri yang berprestasi mendapatkan beasiswa ke AKPELNI dan Bidik Misi
Back To Top