skip to Main Content
Konsep Ketahanan Pangan Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi

Konsep Ketahanan Pangan Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi

Pondok pesantren menjadi tempat untuk menimba ilmu agama memang terdengar biasa saja, tapi bagaimana dengan pondok pesantren yang memupuk santrinya untuk belajar ilmu pertanian, selain ilmu agama. Hal itulah yang diterapkan oleh Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi, yang berlokasi di jalan parungseah No. 43 Desa Cipetir Kecamatan Kadudampit Sukabumi Jawa Barat Indonesia.

Sampai sekarang istilahnya bertani menjadi bagian kurikulum di pesantren salaf atau tradisional. Jadi ngajinya itu selesai ba’da salat, sisa waktunya di gunakan untuk kegiatan pertanian, dan peternakan juga.

“Konsep awalnya Pimpinan Pondok Pesantren Dr. KH. E. Supriatna Mubarok, MSc., M.M. selalu bilang kalau bisa membuat, bisa menghasilkan sendiri kenapa harus membeli. Dari prinsip awal itu pertanian terus berkembang, luas lahan makin bertambah, keilmuan pertanian juga makin modern, ketahanan pangan bisa terwujud kalau ada kesinambungan antara satu faktor dengan faktor lainnya. Misalnya, antara pertanian yang saling membutuhkan dengan peternakan.”

Di bagian dalam greenhouse, berjejer memanjang yang ditanami sayuran jenis bayam pakcoy dll. Di bagian tengah terdapat tong berwarna biru berukuran jumbo berisi campuran air dan berbagai pupuk cair, di bawah nya terdapat kolam ikan dan kolam lele, Di pojok lainnya, ada mesin berbentuk persegi yang mampu mengendalikan penyiraman tanaman secara otomatis.

Simak ulasan video berikut ini :

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top